Contact Us

Add Comment
Anda punya produk - barang atau jasa - dan ingin meraih pelanggan dari komunitas online di internet? Kami menyediakan slot iklan yang bisa anda manfaatkan untuk mempromosikan produk-produk Anda. Blog kami dikunjungi ribuan orang setiap harinya dan blog kami bisa menjadi alat promosi yang efektif.

Kami mengenakan biaya yang dibayar per-bulan tergantung posisi dari iklan berikut ini (promosi):


1. Header
Biaya: Rp. 200.000,- per-bulan

2. Sidebar Left Top
Biaya: Rp. 200.000,- per-bulan

3. Header Top Right
Biaya: Rp. 100.000,- per-bulan

4. Sidebar Left Middle
Biaya: Rp. 100.000,- per-bulan

5. Sidebar Right
Biaya: Rp. 50.000,- per-bulan

Biaya sudah termasuk desain banner (standard).
Hubungi ke email kami dengan meng-klik tombol di bawah ini:

Air Mancur Tertinggi dan Terindah di Dunia

1 Comment
Sepertinya tidak bosan-bosan jika menyaksikan video yang satu ini. Air mancur tertinggi di dunia (hingga 150 meter), lokasinya dekat bangunan tertinggi di dunia (Al-Burj, Dubai) telah selesai dibangun dan diujicoba dengan pertunjukan air mancur, cahaya, dan musik sekaligus. Tidak tanggung-tanggung, vokalisnya adalah Andrea Bocelli dan Sarah Brightman.







(link video)

Sapi Raksasa Asal Belgia

4 Comments
Sebentar lagi hari raya kurban, salah satu hari raya terbesar bagi umat Islam. Bagi yang mampu mereka akan menyembelih hewan kurban yang biasanya kambing, domba, atau sapi. Memberikan hewan kurban yang terbaik adalah sangat dianjurkan. Sapi asal Belgia ini sangat memenuhi syarat tersebut. Ukuran tubuh dan otot-ototnya sangat luar biasa. Gak kebayang gimana nyembelihnya. Malah keliatan serem...




Oasis of the Seas – Raksasa di Atas Air

10 Comments
Kapal Titanic, Queen Elizabeth 2 atau Grand Princess semuanya merupakan kapal-kapal luar biasa, tapi kapal Oasis of the Seas yang satu ini, dilihat dari ukurannya, belum ada bandingannya.





Panjangnya hampir 360 meter dengan bobot 220 ribu ton, Oasis of the Seas saat ini merupakan wahana berpenumpang terbesar di dunia. Mampu menampung 6300 penumpang dan 2000 kru kapal pada 16 dek-nya. Raksasa mengapung ini dibuat oleh Royal Caribbean International tahun 2006 dan selesai pada bulan Oktober 2009 di galangan kapal Finnish.





Saat ini Oasis of the Seas sudah beranjak meninggalkan tempat lahirnya dan bergerak menuju Florida, Amerika Serikat, dimana di situ kapal raksasa ini akan ditanami ribuan tanaman eksotis menjelang debut komersialnya. Tanaman-tanaman ini akan menghiasi salah satu area taman, Central Park, di atas kapal. Di taman ini akan terdapat pepohonon, rerumputan, dan kebun bunga.



Yang menarik lagi di atas kapal ini juga terdapat gelanggang es (ice-skating), semacam water-boom, area pasar malam, dan mall. Hingga tahun depan, saat saudaranya The Allure of the Seas diluncurkan, kapal The Oasis of the Seas ini merupakan satu-satunya di kelasnya.

Kota Batu Kapur di Madagascar

1 Comment
Barisan-barisan puncak batu kapur ini terletak di Madagscar bagian barat. Viewnya mirip blok-blok di kota padat. Disamping keanehan kota batunya, di lokasi ini juga terdapat jenis-jenis hewan yang aneh dan langka.





Bagian-bagian yang tidak tereksplorasi menjadi tempat berlindung bagi spesies-spesies aneh dan langka seperti lemur "sifaka", beberapa jenis reptil, serangga, dan tanaman.

Jalur-jalur jurang dan goa-goa basah memotong menerobos barisan-barisan menara kapur.

Dua orang pendaki gunung terlihat menuruni sebuah dinding kapur di Taman Nasional Tsingy de Bemaraha di Madagscar bagian barat. Runcing, curam, dan rapuh, area yang dilindungi ini memiliki jalur-jalur yang ruwet dan hanya menarik sedikit penjelajah dan ilmuwan sehingga banyak dari bagian areanya yang belum diketahui.


Lemur yang sering meloncat ini sedang beristirahat di sebuah serpihan batu. Tidak banyak diketahui perilaku dari lemur ini, tapi evolusi telah membuat mereka memiliki tangan-tangan dan kaki-kaki dengan telapak yang tebal, untuk membantu mereka hidup di lingkungan yang bergerigi dan tajam.

Tanaman Pachypodium yang hidup di tanah kering ditemukan di puncak-puncaknya.

Sinar matahari menguasai di ketinggian puncak-puncak kapur ini, dimana curah hujan berlangsung dengan cepat. Di tempat-tempat yang lebih tinggi dan kering makhluk seperti capung sering terlihat di sini.

View dari atas dari formasi-formasi runcing ini menampakkan barisan-barisan menara gunung kapur dan jurang yang curam dan dalam menyerupai blok-blok di kota padat. Puncak-puncaknya kering dan gundul, sedangkan dasar jurangnya terlindung dari sinar matahari, menampung hujan dan tanah. Hewan-hewan yang berbeda hidup di ketinggian-ketinggian yang berbeda dalam habitat vertikal di ketinggian gunung batu. Hewan-hewan adaptasi gurun memilih berada di ketinggian sementara yang menyukai kelembaban lebih memilih mencari tempat-tempat sejuk.

Kebanyakan masyarakat lokal di sini mendatangi gunung-gunung kapur ini untuk mencari madu.

All photographs by Stephen Alvarez (National Geographic)

Baca juga:

>> Desa Terapung yang Menakjubkan
>> Oasis-oasis Gurun Pasir
>> Hotel Bernuansa Alam Terbaik di Dunia

Tanaman Pembunuh

1 Comment
Tanaman kurang beruntung ini tumbuh di tanah berasam ekstrim atau tanah tidak subur yang tidak memiliki cukup nutrisi untuk pertumbuhan. Solusinya ? Tanaman ini harus membunuh dan mencerna makhluk malang lainnya.





Di sini sebagian menyebutnya "kantung semar", sementara nama lainnya bisa bermacam-macam.

1. Monkey Cup ("Mangkok Monyet")

Kebanyakan mangsa tanaman ini adalah serangga, mungkin sekali-kali katak pohon. Tapi belakangan diketahui spesies raksasanya, Nepenthe Attenboroughii, bahkan juga melahap hewan pengerat dan burung sebagai menunya.

2. Hanging Pitcher Plmoants

Tanaman ini menggunakan daya tarik visualnya dan kelenjar-kelenjar berbau wangi untuk mengelabui serangga agar mendekat. Bagian pinggirnya licin dan curam sehingga korban mudah jatuh ke dalam lubang perangkap dan tenggelam.

Bunga Sarracenia Leucophylla

"Kolam" di dalam tanaman ini dinamakan phytotelmata. Tanaman ini memiliki enzim khusus untuk melarutkan tubuh korbannya. Banyak dari jenis tanaman ini memiliki ekosistem kecil di dalam tubuh bercairan mungilnya yang juga merupakan tempat hidup serangga kecil yang juga memakan korban yang sudah tenggelam dan tanaman ini akan menyerap sisa-sisanya.

Purple Pitcher Plant



Sarraceniopus Gibsoni, seekor tungau (tengu) hanya ditemukaan di dalam tanaman ini.



Wyeomyia Smithii, seekor nyamuk yang siklus hidupnya hampir seluruhnya dihabiskan di dalam tanaman ini.

Nepenthes beccariana dari Sibolga, Sumatra



California Cobra Lily, di bawah ini memiliki sebuah lidah bergarpu yang membantu semut-semut dan serangga merayap lainnya yang berada di dalamnya.


Penutup seperti topi yang bergantung pada banyak jenis tanaman ini membuat serangga-serangga terbang sulit untuk melarikan diri.




Baju yang Bersinar

1 Comment
Rumah desain CuteCircuit belum lama ini mempresentasikan hasil karya mereka berupa sebuah baju wanita yang terbut dari 24 ribu lampu LED, yang ditempelkan pada sutera dan rok lipat. Beberapa baterai iPod tersembunyi di balik roknya dan akan membuat baju ini bersinar selama satu jam. Cukup waktu untuk membuat orang terkesima.




Dan untuk meyakinkan agar pemakainya tetap bersinar meski baterainya habis, baju LED ini juga dihiasi 4000 kristal Swarovski. Bahan baju ini dari sutera dan lampu LED-nya masing-masing berukuran 2 x 2 milimeter.


Lihat juga videonya di bawah ini:



Rumah Pohon Kreatif

1 Comment
Pernah bermimpi punya rumah pohon? Saat kecil mungkin kita pernah memimpikannya, atau setidaknya bagi yang suka panjat-panjat pohon. Mungkin tidak sepenuhnya berbentuk rumah sungguhan, sekedar untuk duduk-duduk saja mungkin pernah dibuatkan oleh ayah kita. Ternyata jika ditangani oleh profesional, rumah pohon mungkin bukan hanya dibuat untuk main-main saja melainkan bisa sebagai tempat tinggal juga.




Sebuah rumah desain di Jerman mencoba menjadikan fantasi masa kecil itu menjadi kenyataan dengan desain-desain rumah pohonnya dalam berbagai bentuk dan ukuran.



Tiap rumah-rumah pohon ini didesain bisa dikustomisasi mengikuti perspektif alam areanya. Hasilnya dari rumah pohon sederhana untuk ruang istirahat dan tidur secukupnya hingga yang kompleks, terisolasi, dengan pemanas dan ruang terang dengan dapur mininya, dan fasilitas nyaman lainnya. Bahkan cocok digunakan untuk sebuah club house hingga sebuah resort.


Beberapa di antaranya ditopang oleh bagian pohonnya atau pohon-pohon di sekelilingnya, tapi sebagian besar terutama menggunakan tali-tali, kaki-kaki, dan penopang lainnya yang membuatnya tidak bertopang pada struktur pohon sehingga bisa mengurangi pengaruh negatif pada pohon setelah kontruksi.




Beberapa hanya merupakan struktur satu lantai, yang lainnya memiliki dek-dek atau bertingkat dan bisa meliputi satu atau lebih pohon sesuai kebutuhan.


Tidak seperti konstruksi rumah biasa, konstruksi rumah pohon harus dibuat dengan hati-hati mengingat adanya gerakan-gerakan pada pohon dan juga terutama lokasinya yang berada di ketinggian.

Oasis di Gurun Pasir

8 Comments
Gurun pasir tidak melulu pasir. Di beberapa lokasinya terdapat danau-danau alam yang airnya berasal dari sumber air setempat maupun yang berasal dari curah hujan tahunan. Di sini juga biasanya dijumpai pepohonan palem dan bahkan tanaman-tanaman buah dan taman yang subur. Di lokasi oasis seperti inilah biasanya populasi terbentuk. Sayangnya banyak yang lenyap karena berbagai sebab.


1. Danau-danau Ubari, Oasis Erg Awbari, Sahara

Lokasinya dekat Fezzan dan 30 km sebelah utara Germa, Libia. Danau berair asin ini merupakan suatu lokasi pusat perdagangan bagi warga setempat yang kebanyakan menjual suvenir dan barang-barang lainnya di pinggir danau.


Umm Al-Maa, yang berarti Ibu Air, merupakan salah satu danau terbesar di oasis ini. Sayangnya, seperti danau-danau lainnya, lapisan air di area ini demikian dalam sehingga danau-danau ini mulai mengering.




Berbarengan dengan airnya yang mulai kotor, tingkat garamnya pun saat ini sama dengan di Laut Mati. Tingginya garam di danau Umm Al-Maa membuat Anda mudah terapung jika berendam di sini.



Bekas kota Gebraoun yang telah ditinggalkan penghuninya terletak tidak jauh dari sini dengan reruntuhan bangunan yang impresif menunjukkan bahwa danau-danau di sini pernah menjadi gantungan hidup yang memadai dan berkualitas.

2. Oasis Huacachina, Peru

Hucachina merupakan kota oasis kecil di daerah Ica, barat daya Peru. Oasis yang diberi nama "Oasis of Americas" ini merupakan resort populer di kalangan turis asing maupun domestik. Legenda setempat menceritakan bahwa danau ini terbentuk saat pemburu muda mengganggu seorang puteri cantik yang sedang mandi. Puteri tersebut segera pergi menghilang meninggalkan kolam air yang kemudian menjadi danau.






3. Oasis Turpan, China

Turpan, atau dikenal juga dengan nama Tulufan, merupakan kota oasis di daerah Xinjiang Uygur, China. Berjarak hanya 8 km sebelah barat reruntuhan kota Jiaohe, suatu daerah batas pasukan garnisun yang dihancurkan oleh Genghis Khan pada jaman dinasti Han.




4. Danau Gurun di Brasil

Danau gurun yang indah ini terletak di Lençóis Maranhenses National Park, Maranhao, Brasil. Terbentuk sebagai bagian dari suatu sistem danau air tawar yang berasal dari hujan selama enam bulan pertama tiap tahunnya dan kemudian akan menguap secara bertahap dan tahun berikutnya airnya akan meninggi kembali. Beberapa danau di antaranya terdapat pepohonan palem, sementara yang lainnya gersang


5. Danau Creescent di Gurun Gobi China

Danau gurun ini berlokasi di ujung sebuah kota kuno yang bisa dijumpai pada perjalanan sepanjang Silk Road ke Barat. Saat ini mulai mengering dan turun lebih dari 25 feet sepanjang 30 tahun terakhir karena digunakan langsung oleh petani dan populasi yang semakin meningkat. Ini mengakibatkan berangsur menghilangnya danau ini yang telah ada sejak ribuan tahun yang lalu.


6. Oasis Chebika, Tunisia

Oasis cantik ini mungkin adalah oasis yang paling banyak dilihat orang tanpa orang menyadarinya. Di sinilah lokasi pembuatan film Star Wars Episode IV: A New Hope. Nama oasis inipun akhirnya diambil dari salah satu karakter di film tersebut yaitu Chewbacca.




7. Oasis Timia, Gurun Sahara, Nigeria

Oasis Timia berlokasi di Aïr Mountains (Nigeria utara), merupakan oasis paling indah di negara ini karena suatu alasan. Bukan hanya karena gambaran sebuah danau di tengah gurun dengan beberapa pohon palemnya saja, di dalamya juga terdapat taman-taman subur dengan tanaman jeruk dan buah delima yang siap dipetik dan dimakan di tempat (dengan membayar tentunya).



Beberapa jenis pohon buah-buahan lainnya, sereal, dan sayur-sayuran juga tumbuh di sini. Hasil panennya bahkan juga dikirim ke daerah lain di Nigeria.




8. Oasis di Oman

Oasis hijau ini tersembunyi di tengah gurun Oman. Beberapa oasis di kesultanan Oman kerap dijadikan tempat studi botanikal di bidang agro-biodiversity. Para peneliti juga mencari sebab mengapa jumlah oasis berkurang dengan cepat.



Sebenarnya masih banyak oasis alami lainnya di muka bumi ini, tapi setidaknya inilah yang masih tersisa dan dimanfaatkan manusia dan terdokumentasi.